Kementerian Komunikasi dan Digital RI

Client & problem

KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITAL REPUBLIK INDONESIA

Dalam upaya meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional, pelaku usaha dan SDM terkait masih menghadapi tantangan dalam memahami serta mengimplementasikan Supply Chain Management (SCM) secara efektif. Keterbatasan pengetahuan teknis, kurangnya pemahaman alur rantai pasok, serta minimnya strategi pengelolaan distribusi menjadi hambatan dalam mengoptimalkan kinerja bisnis.

Melalui kolaborasi antara Indonesia Berdaya Saing (IBS) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI), dihadirkan Pelatihan Teknis Pengembangan Kompetensi Bidang Supply Chain Management (SCM) sebagai solusi untuk meningkatkan kapasitas dan pemahaman peserta. Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan dalam mengelola rantai pasok secara lebih terstruktur, efisien, dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan daya saing usaha.

foto 9
foto 1
Client & problem

KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN DIGITAL REPUBLIK INDONESIA

Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) dituntut memiliki kompetensi bahasa Inggris yang memadai untuk mendukung komunikasi global, peningkatan kapasitas, serta akses terhadap informasi dan kerja sama internasional. Namun, masih terdapat keterbatasan dalam kemampuan bahasa Inggris, khususnya dalam penguasaan standar uji seperti TOEFL.

Melalui kolaborasi dengan Indonesia Berdaya Saing (IBS), dihadirkan program Pelatihan dan Uji TOEFL sebagai solusi untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris ASN secara terukur dan terstandarisasi, sehingga mampu mendukung peningkatan kinerja dan daya saing di tingkat nasional maupun global.

DSC08347
DSC08365

Portofolio lainya